4 Cara Membangun Kepercayaan dalam Bisnis

Membangun kepercayaan di Dunia Bisnis

Anda tau “ Kepercayaan “ adalah factor paling penting yang menentukan di dunia bisnis.

Kepercayaan tentunya tak mudah didapat, terutama dari Orang yang belum mengenal Anda.

Perlu Konsisten dalam berbuat baik, dan lebih terbuka dan waktu yang lama.

Lalu bagaimana cara Anda membangun kepercayaan khususnya dari Orang lain untuk perkembangan Bisnis Anda?

Berbicara tentang kepercayaan, Kita sepakat bahwa kepercayaan adalah dasar pondasi dari segala hubungan.

Ketika kita bicara kebahagiaan, dasar terpenting dari kebahagiaan adalah hubungan baik antar manusia. Dan hubungan yang baik antar manusia itu syaratnya Cuma satu “ TRUST “ ( Kepercayaan ).

Bahkan Orang menikah saja, sesungguhnya karena Kepercayaan.
Ketika Orang mengatakan “ Saya menikah karena CINTA “, itu pikiran sadarnya.
Tapi pikiran bawah sadarnya mengatakan, Alasan pertama seseorang menikah bukan karena Cinta, Cinta adalah alas an kedua.

Yang utama adalah “ PERCAYA “. Percaya bahwa pasangannya akan tetap setia, Percaya bahwa pasangannya tidak akan menghianatinya.

Lalu pertanyaannya, Kenapa ada Orang yang mudah di percaya da nada Orang yang sebailknya, Tidak mudah dipercaya?

Nah ini menarik,

Sesungguhnya Kepercayaan itu bukan pemberian ( Given ), tapi kepercayaan itu haru diraih ( Earn ).
Jadi tidak bisa meminta Orang lain untuk percaya kepada Anda sebelum Anda menunjukkan bahwa Anda Orang yang memang layak dipercaya.

Lalu bagaimana cara untuk meraih kepercayaan dari Orang lain ( Mitra Bisnis ).

Berikut 4 Cara bagaimana Anda dapat meraih kepercayaan dari Orang lain.

Pertama, Keterbukaan ( Transparansi )

Jadi kalau Anda ingin mendapatkan kepercayaan dari Orang, Anda harus terbuka – jangan memiliki Hidden Agenda – ( Agenda tersembunyi ) dibalik sesuatu. Sampaikan saja apa yang kita inginkan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti.

Kedua, Menepati Janji

Nah ini yang sulit dan paling penting, Kepercayaan Ornag akan hilang dalam waktu singkat saat Anda tidak menepati janji. Orang akan menganggap Anda Orang yang tidak punya komitmen.

Disini Anda melakukan 2 Hal :
Yang Pertama Making Commitment ( membuat Janji )
Anda harus berani membuat janji, Karena Orang yang tidak berani membuat janji adalah Orang yang diragukan kepercayaannya.

Yang Kedua adalah Keeping Commitment ( Memenuhi Janji )
Setiap Anda dapat memenuhi setiap janji yang Anda buat, Maka kepercayaan Orang akan meningkat.

Lalu bagaimana saat Anda tidak bisa menepati janji karena masalah diluar kendali Anda?

Misalkan Anda janji akan datang Jam 9 pagi namun karena diluar kendali Anda, Anda mendapati masalah yang membuat Anda datang 1 Jam lebih lambat dari jam 9.

Anda bisa menelpon untuk menjelaskan alasan kenapa Anda datang terlambat, sehingga Kepercayaan yang sudah terbangun tetap terjaga.

Ketiga, Mengakui Kesalahan.

Kenapa banyak Orang yang sulit mendapatkan kepercayaan , Karena tidak mau mengakui kesalahan.
Sulit memang, karena membutuhkan jiwa yang besar & hati yang ikhlas.

Tapi Anda harus ingat, bahwa ciri manusia itu berbuat salah. Tidak ada manusia yang sempurna yang tidak berbuat salah.

Justru kesempurnaan manusia itu dari ketidaksempurnaannya ( Berbuat salah ).

Maka sebagai Manusia, harus berani mengakui kesalahan dan meminta maaf.

Lalu, lebih penting mana mengakui kesalahan atau meminta maaf?

Meminta maaf itu penting, tapi sesunggunya kalau boleh menilai “ Mengakui kesalahan “ jauh lebih penting. Karena banyak Orang minta maaf, belum tentu mengakui kesalahan.

Karena terkadang Orang minta maaf hanya sekedar menjaga hubungan, tapi Dia tidak merasa kalau Dia salah.
Jadi kalau Anda melakukan kesalahan “ Akui “ jangan mengelak apalagi Blamming Other ( Menyalahkan Orang Lain ) yang justru dapat menghilangkan kepercayaan yang lebih besar.

Keempat, Kebaikan yang Konsisten

Jadi Kebaikan saja tidak cukup, Anda harus Konsisten dalam Kebaikan.

Bayangkan jika ada Orang yang baik kepada Anda, tapi tidak baik kepada saudara Anda. Maka kepercayaan Anda akan hilang dan Anda berpikir bahwa kebaikan Orang kepada Anda karena ada tujuan tertentu.
Yang lebih parah lagi jika hanya baik pada Atasan tapi tidak dengan bawahan, itu namanya “ Menjilat “.

Tapi jika kepada Atasan berbuat baik, suka memuji dan sebagainya dan kepada Orang laing juga melakukan hal yang sama itulah Kebaikan yang konsisten.

Jadi kebaikan itu harus Konsisten,
Karena kalau kebaikan itu tidak konsisten, Namanya bukan kebaikan, tapi “ KEPENTINGAN “

Ingat, Setiap Orang itu punya radar di kepalanya yang dapat mendeteksi niat yang tersembunyi dari Orang lain, Hidden Agenda selalu kelihatan.

Terakhir,

Apakah ada jaminan, Jika melakukan keempat hal diatas akan mendapatkan kepercayaan dari Orang Lain?

PASTI, ini adalah hokum alam yang berlaku dimana saja, kapan saja dan untuk siapa saja.

Jika salah satu saja tidak Anda lakukan Maka Anda akan kehilangan kepercayaan dari Orang lain yang akan berdampak buruk pada bisnis Anda.

Baca Juga : Kesahalan Pebisnis Pemula dan 3 Cara memperbaikinya.

No comments for "4 Cara Membangun Kepercayaan dalam Bisnis"

Berlangganan via Email